jurnas.news
Senin, 20/04/2026 15:04 WIB

Arab Saudi Deteksi Kasus Pertama Cacar Monyet





Arab Saudi mendeteksi kasus pertama cacar monyet.

Tabung reaksi berlabel Monkeypox virus positive terlihat dalam ilustrasi ini yang diambil pada 23 Mei 2022. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)

JAKARTA, jurnas.news - Arab Saudi mendeteksi kasus cacar monyet (monkeypox) pertamanya di ibu kota Riyadh dari seseorang yang datang dari luar negeri, kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA) melaporkan pada Kamis (14/7), mengutip pernyataan kementerian kesehatan.

Individu yang terinfeksi saat ini sedang dalam pengawasan medis dan menerima perawatan sesuai dengan prosedur perawatan kesehatan yang disetujui.

Mereka yang melakukan kontak dengan orang tersebut dites dan semua tes dilaporkan negatif. Selain itu, tidak ada kontak dekat yang menunjukkan gejala, SPA melaporkan mengutip kementerian.

Pihak berwenang juga mengatakan, pihaknya siap menangani perkembangan lebih lanjut dan mendesak masyarakat untuk mengikuti instruksi kesehatan, terutama selama perjalanan.

Untuk pertanyaan mengenai penyakit ini, warga Saudi dapat menghubungi otoritas kesehatan masyarakat, Weqaya.

Cacar monyet, endemik di beberapa bagian Afrika, adalah penyakit virus yang menyebabkan gejala seperti flu dan lesi kulit.

Sepupu dari virus cacar sebagian besar telah terbatas pada negara-negara berkembang selama bertahun-tahun, tetapi telah menyebar ke seluruh Eropa dan Amerika Serikat (AS) dalam beberapa bulan terakhir.

Penyakit ini sering berlangsung selama dua minggu sampai satu bulan dan bisa mematikan.

KEYWORD :

Arab Saudi Monkeypox Cacar Monyet