Marcelo melakukan perayaan kemenangan Liga Champions (Foto: Instagram Real Madrid)
Madrid, jurnas.news - Tidak berlebihan rasanya bila menyebut Marcelo sebagai salah satu legenda hidup bek kiri Real Madrid hingga saat ini. 15 tahun berkarir di Santiago Bernabeu, pesepak bola Brasil itu membantu klub meraih banyak trofi.
Dalam sebuah wawancara dengan ESPN yang dikutip Marca pada Jumat (24/2), Marcelo mengulas kehidupannya bersama El Real. Mulai dari pelatih terbaik, rekan setim terbaik, hingga momen perpisahannya dengan klub ibu kota Spanyol.
Soal rekan setim terbaik, Marcelo menjatuhkan predikat tersebut kepada Toni Kroos, Rodrygo, dan Luka Modric. Kroos dipilih karena pemain Jerman itu mampu melakukan kontrol bola luar biasa. Sedangkan Rodrygo, dia anggap sebagai pemain lincah yang lahir dengan bakat alami.
"Luka Modric, tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkannya. Anda tidak dapat membayangkan apa yang akan dilakukan Luka dengan bola," tutur Marcelo.
Marcelo bersyukur berkesempatan dilatih oleh pelatih-pelatih nomor satu selama bermain di Real Madrid. Antara lain, Jose Mourinho, Zinedine Zidane, dan Carlo Ancelotti.
Bagi dia, Mourinho merupakan pelatih yang berjasa membuatnya menjadi pemain dengan tipikal agak menyerang. Sedangkan hal yang dia sukai dari Zidane ialah kecerdasannya dalam melakukan manajemen tim.
"Dari Carlo (Ancelotti) saya belajar ketenangan. Kami mencetak gol dan kami selalu tenang. Itu baik bagi saya untuk memilikinya dalam situasi yang saya alami," kata Marcelo.
Di akhir karirnya, Marcelo jarang diturunkan. Terutama, setelah Madrid membeli Ferland Mendy. Pemain Prancis itu lebih sering dimainkan Zidane, dibandingkan Marcelo yang sudah termakan usia.
Namun, dalam penuturannya, Marcelo menyebut dirinya tidak pernah menyerah dalam sesi latihan, guna dilirik oleh pelatih sebagai starter. Sayangnya, pada satu titik dia terpaksa menyadari kenyataan bahwa dirinya sudah tidak bisa bersaing.
"Sulit untuk menjadi kapten dan tidak bermain. Dan untuk memberi tahu `Nak, pelatih tidak mengandalkanmu`. Tapi musim ini adalah yang terbaik karena aku belajar banyak sebagai manusia," tutup dia.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Marcelo Real Madrid Liga Spanyol