Tips cepat hamil ( Foto : Merdeka.com )
Jakarta, jurnas.news - memiliki momongan adalah impian bagi setiap pasangan sehingga banyak dari mereka yang gencar melakukan tips agar cepat hamil.
Berikut tips agar cepat hamil dilakukan agar cepat memiliki anak.
1. Berhubungan seks secara rutin
Sebaiknya lakukan hubungan seksual saat memasuki waktu masa subur wanita yakni masa ovulasi yang hanya berlangsung selama 72 jam setiap bulannya.
Biasanya, wanita mengalami masa subur sekitar 12–16 hari sebelum masa haid berikutnya. Dengan demikian, rata-rata wanita mengalami masa subur di antara hari ke-10 sampai ke-17 setelah hari pertama menstruasi terakhir.
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui masa subur wanita :
- Memeriksa kalender masa subur dengan menghitung siklus menstruasi.
- Memeriksa lendir serviks dan suhu basal tubuh atau basal body temperature (BBT).
- Menggunakan alat atau aplikasi prediksi masa ovulasi.
2. Pola hidup sehat
Hal ini dilakukan guna menjaga kuantitas serta kualitas sperma pria agar dapat meningkatkan peluang hamil. Serta, pada pola hidup sehat juga menjadi hal yang penting dilakukan untuk meningkatkan kesuburan wanita.
3. Mengonsumsi makanan mengandung asam folat
Ini karena asam folat salah satu jenis vitamin B kompleks yang dapat membantu meningkatkan kesuburan, mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan janin, hingga mencegah janin lahir dengan kondisi cacat.
Umumnya, wanita yang sedang menjalani program kehamilan dianjurkan mengonsumsi 400–600 mikrogram asam folat/hari selama 3 bulan sebelum kehamilan.
Kemudian, disaat telah memasuki masa kehamilan, ibu juga tetap dianjurkan untuk mengonsumsi asam folat setidaknya selama trimester pertama (12 minggu) kehamilan.
4. Hentikan kebiasaan tidak sehat
Kebiasaan tidak sehat ini seperti menghirup asap rokok, mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, dan lain-lain. Pasalnya, kebiasaan tidak sehat tersebut dapat memengaruhi kuantitas dan kualitas sel sperma serta mengganggu kesuburan wanita.
Pada pria, dianjurkan untuk tidak berendam air panas (dengan suhu di atas 35,6 derajat Celcius) selama menjalani program hamil.
5. Skrining kesehatan dan imunisasi berkala
Hal ini bertujuan untuk mendeteksi apakah terdapat penyakit tertentu yang bisa memengaruhi kesuburan serta membahayakan kesehatan janin, seperti HIV/AIDS, Sifilis, toksoplasmosis dan hepatitis B.
Selain itu, pentingnya imunisasi tetanus, rubella/campak Jerman, dan beberapa imunisasi lainnya direkomendasikan bagi suami istri agar terhindar dari berbagai kondisi medis yang bisa menghambat promil maupun mengganggu proses tumbuh kembang janin.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Tips hamil asam folat