Penyidik KPK Novel Baswedan Disiram Air Keras
Jakarta - Sejumlah pihak mengutuk keras pelaku teror penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.
Ketua DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin mengatakan, pemberantasan korupsi kembali menghadapi perlawanan dari pihak-pihak yang tidak bertangggung jawab dan yang tidak ingin negeri ini bersih dari korupsi."Kami sangat sedih, marah dan mengutuk keras tindakan pengecut yang tidak beradab dan sangat biadab yang telah dilakukan terhadap Novel Baswedan," kata Didi, kepada jurnas.news, Selasa (11/4).Ia mendesak, agar aparat kepolisin mengusut dan menangkap pelaku dan aktor intelektual atas teror tersebut. "Usut tuntas dan hukum berat. Sehingga siapa yang menjadi dalang dari perbuatan biadab dan keji ini bisa diseret ke meja hijau segera," tegasnya. Diketahui, peristiwa kekerasan itu menimpa Novel usai mengikuti sholat subuh berjamaah di masjid sekitar rumahnya, Jl Deposito T no8 Rt/Rw 3/10 Pegangsaan 2, Kelapa Gading, Jakarta Utara pagi tadi. Dimana saat itu dua orang yang menggunakan sepeda motor menghadangnya dan langsung menyiramkan air keras ke wajahnya.Akibatnya, dua kelopak mata dan kening Novel mengalami luka serius. Novel kemudian langsung dilarikan ke RS Mitra Kelapa Gading untuk menjalani perawatan. Sampai saat ini Novel dirawat intensif di ruang ICU RS Mitra Keluarga Kepala Gading.
Ikuti Update jurnas.news di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Penyidik KPK Novel Baswedan Diteror Air Keras