Serangan Ukraina di Semenanjung Krimea (Foto: X/The Straits Times)
Kyiv, jurnas.news - Unit operasi khusus Alpha dari Dinas Keamanan Ukraina (SBU) melaporkan telah meluncurkan serangan pesawat nirawak (drone) ke semenanjung Krimea yang diduduki Rusia.
Dikutip dari Bloomberg pada Minggu (19/4), serangan tersebut diklaim merusak sejumlah aset militer strategis, termasuk tiga kapal perang Rusia.
Melalui pernyataan di Telegram, SBU merinci bahwa kapal pendarat Yamal dan Azov terkena hantaman bersama satu kapal perang lainnya yang jenisnya belum teridentifikasi. Selain kapal, serangan itu juga menyasar fasilitas radar, peralatan komunikasi, serta tangki penyimpanan bahan bakar.
Pihak berwenang Rusia belum mengonfirmasi serangan ini, dan kementerian pertahanannya tidak segera memberikan tanggapan atas permintaan komentar.
Sebelumnya pada Maret 2024, angkatan bersenjata Ukraina sempat melaporkan kerusakan pada kapal Yamal dan Azov dalam serangan di Sevastopol, namun klaim tersebut tidak pernah dibenarkan maupun dibantah oleh Moskow. Hingga kini, tingkat kerusakan dari serangan terbaru tersebut masih belum jelas.
Secara terpisah, Staf Umum Ukraina menyatakan bahwa drone mereka juga menyerang berbagai fasilitas minyak di daratan Rusia semalam. Target serangan meliputi kilang minyak Novokuybyshevsk dan Syzran di wilayah Samara, terminal minyak Vysotsk di Leningrad, serta stasiun pompa minyak Tikhoretsk di wilayah Krasnodar.
Pihak berwenang regional Rusia melaporkan bahwa kebakaran yang sempat terjadi di wilayah Krasnodar dan Leningrad akibat serangan tersebut kini telah berhasil dipadamkan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Perang Rusia vs Ukraina Serangan Drone Semenanjung Krimea