polisi mengevakuasi kejadian
Jakarta - Polri menduga pelaku teror bom bunuh diri di Kampung Melayu merupakan jaringan Islamic State of Iran and Syria (ISIS).
Kabag Mitra Biro Penmas Divhumas Polri Kombes Awi Setiyono mengatakan, kedua pelaku aksi bom bunuh diri itu diduga terkait dengan jaringan internasional."Kalau ditanya jaringan ISIS, kemungkinan besar ada hubungan," kata Awi, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/5).Sebelumnya, aksi serangan teror bom juga terjadi di Manchester Arena, United Kingdom, Senin (23/5) dan serangan teroris di kota Marawi Mindanao, Filiphina (23/5). Untuk itu, lanjut Awi, tidak menutup kemungkinan aksi serangan teror bom di Kampung Melayu itu berhubungan dengan yang terjadi di Inggris dan Filiphina. "Karena ini jaringan internasional. Teror global. Bisa jadi ada hubungan," kata Awi.Diketahui, aksi teror bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5) malam, meledak dua kali dan menewaskan lima orang. Terdiri dari tiga petugas polisi dan dua orang pelaku bom bunuh diri. Selain itu, 10 orang lainnya mengalami luka-luka.
Ikuti Update jurnas.news di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Teror Bom Bom Kampung Melayu Intelijen ISIS