Setya Novanto
Jakarta - Kritikan Yorrys Raweyai terhadap Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) berbuntut panjang. Yorrys terpaksa harus dicopot sebagai Ketua Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Partai Golkar.
Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Partai Golkar Roem Kono membenarkan, perihal pencopotan Yorrys dari struktur DPP Partai Golkar."Saya sudah mendengar, tapi saya baru pulang dari Kunker (kunjungan kerja), nanti saya akan konfirmasi lagi ke Sekjen," kata Roem, saat dihubungi, Jakarta, Selasa (3/10).Baca juga :
Komisi II DPR Target Bahas RUU Pemilu di 2026
Kata Roem, pencopotan struktur partai merupakan kewenangan dari Setnov selaku Ketum Partai Golkar. "Wacana itu memang sudah ada, tapi pergantian ini diskresi Ketum," katanya.
Diketahui, Yorrys merupakan ketua tim pengkajian elektabilitas Partai Golkar yang mengeluarkan rekomendasi untuk penonaktifan Setnov sebagai Ketum Partai Golkar. Rekomendasi penonaktifan Setnov pasca penetapan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Namun, Setnov dinyatakan menang melawan KPK dalam praperadilan. Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Cepi Iskandar menyatakan penetapan tersangka Setnov oleh KPK tidak sah.
Komisi II DPR Target Bahas RUU Pemilu di 2026
Ikuti Update jurnas.news di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Setya Novanto Tersangka Golkar Kasus e-KTP