Tokyo - Satu dari dua perempuan pejalan kaki di Jepang, tewas ditabrak truk saat supirnya terlalu asyik main game Pokemon Go. Kepada kepolisian setempat, supir yang tertangkap itu mengakui, saat berkendaraan lagi konsentrasi dengan permainan yang sempat heboh bulan lalu.
"Sang supir saat ini masih berada dalam tahanan. Masih belum ada keputusan apakah kami akan melanjutkan proses ini ke pengadilan," kata juru bicara kepolisian Tokushima. Sementara itu seorang juru bicara Niantic, perusahaan pengembang Pokemon Go bersama Nintendo mengatakan bahwa pihaknya telah menambahkan fitur pop up di layar telepon pintar saat mendeteksi kecepatan yang tidak wajar. Fitur itu meminta konfirmasi bahwa sang pengguna tidak dalam keadaan sedang mengemudi.Baca juga :
Sedang Debat, PM Norwegia Malah Main Pokemon Go
Juru bicara Nintendo mengungkapkan duka cita terhadap keluarga perempuan yang tewas dalam kecelakaan di Jepang. "Pokemon Company dan Niantic berupaya keras menciptakan situasi di mana orang dapat memainkan permainan kami secara aman dan kami akan terus melakukannya," kata dia dilansir Reuters.
opularitas permainan Pokemon Go di seluruh dunia membuat banyak orang berkumpul di taman-taman dan area-area publik lain di mana para pemain mencari monster. Namun di sisi lain, permainan tersebut juga sering dituding sebagai biang kecelakaan dan perampokan karena pengguna yang tidak awas akan kondisi sekitar.Sedang Debat, PM Norwegia Malah Main Pokemon Go
Baca juga :
Nasib Pokemon GO Memudar?
Nasib Pokemon GO Memudar?
Ikuti Update jurnas.news di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pokemon Go