Nelayan Tolak Reklamasi
Jakarta - Keputusan pemerintah melalui Menko Maritim Luhut Panjaitan untuk melanjutkan proyek reklamasi teluk utara Jakarta dinilai membunuh mata pencaharian para nelayan.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Arya Adiansyah mengatakan, kebijakan pemerintah itu menunjukkan tidak berpihak kepada nasib rakyat kecil."Proyek reklamasi hanya akan mematikan pendapatan dan nasib nelayan pesisir pantai utara Jakarta," kata Arya, melalui rilisnya.- Reklamasi-Lanjut-Bukti-Arogansi-Penguasa/">Reklamasi Lanjut, Bukti Arogansi Penguasa
- Apa Isi Video Sehingga Menko Maritim Ancam BEM UI
Menurutnya, kebijakan satu arah ini jelas tidak memperhatikan dampak yang ditimbulkan untuk kehidupan nelayan. Selain itu, pemaparan Luhut pun tidak dapat menjawab soal keterlibatan nelayan dalam proyek reklamasi ini.
"Hal ini dapat dilihat dari dilanjutkannya proyek reklamasi yang berada di wilayah tangkap nelayan," tegasnya.Disamping itu, kata Arya, reklamasi Teluk Jakarta hanya akan mengakibatkan kerusakan lingkungan, terutama ekosistem laut Teluk Jakarta. "Pemerintah abai dan tidak terbuka dengan analisa dampak lingkungan dari proyek reklamasi," tegasnya.
Ikuti Update jurnas.news di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Reklamasi Teluk Utara Jakarta Reklamasi Menko Maritim Luhut Panjaitan BEM UI Ahok