Jakarta - Penggusuran pemukiman kembali digencarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hari ini, sasarannya rumah dan bangunan di kawasan pinggir Sungai Ciliwung, Bukit Duri, Jakarta Selatan.
Di kawasan itu, sudah disiapkan dua ekskavator untuk merobohkan rumah dan bangunannya. Para petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membantu membersihkan kawasan. Wilayah yang terkena dampaknya, warga RT 5, RT 9, RT 10 dan RT 15 di lingkungan RW 12. Warga terlihat mengemasi barang-barang mereka dengan bantuan petugas Satpol PP.Seperti biasanya, penggusuran dibarengi aksi masyarakat. Kali ini dipimpin pegiat Romo Sandyawan Sumardi, melancarkan aksi damai menolak penggusuran daerah itu. Laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang ikut melakukan aksi damai itu mengikatkan pita merah putih pada lengan kiri mereka serta membawa spanduk yang antara lain memuat tulisan "Bukit Duri Tumbal Pembangunan Jakarta", dan "Rakyat Bermartabat Pejabat Bermuslihat."Dalam aksi itu Romo Sandyawan menyampaikan orasi dan menyanyikan lagu untuk menyampaikan aspirasi masyarakat akar rumput. Pendiri Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) Jaya Suprana juga mendukung aksi keprihatinan itu.Baca juga :
Ratna Tuding Ahok Idap Psikopat Akut
Ratna Tuding Ahok Idap Psikopat Akut
Ikuti Update jurnas.news di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Penggusuran Jakarta Bukit Duri Romo Sandyawan Sumardi