Mantan KaBIN Hendropriyono
Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) meminta semua pihak yang diduga terlibat atas pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib diperiksa, termasuk mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Hendropriyono.
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Trimedya Panjaitan mengatakan, hukum meski ditegakkan dan tidak boleh pandang bulu. Sehingga, siapa pun yang diduga terlibat harus diperiksa."Negara kita ini kan negara hukum, siapapun kedudukannya sama. Kalau misalnya kuat dugaan ke pak Hendro, harus diperiksa dong," kata Trimedya, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/10).Hal itu menanggapi permintaan Kontras agar melakukan pemeriksaan terhadap Hendropriyono selaku mantan Kepada BIN saat insiden kematian Munir. Namun, Trimedya mempertanyakan, jika diduga terlibat pembunuhan Munir, lantas kenapa era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak melakukan pemeriksaan terhadap Hendro.Sedangkan, saat itu Hendro sempat diisukan sebagai kader PDI Perjuangan (PDIP) sebagai partai oposisi saat pemerintahan SBY."Sebenarnya simple aja, Pak Hendro tidak dipanggil, kok takut benar dipanggil. Jadi sebenarnya kalau ada dugaan keterlibatan dia tidak sungkan untuk manggil, kalau dipanggil saya yakin Pak Hendro pasti datang," tegasnya.
Ikuti Update jurnas.news di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Aktivis HAM Munir Said Thalib Susilo Bambang Yudhoyono SBY TPF Munir Presiden Jokowi Jurnas.co