Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dinilai tidak memiliki tata cara bahasa alias bodoh dalam bicara.
Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari dalam sebuah diskusi bertajuk "Menyingkap Tabir Aktor Politik `Penunggang` Demo 4.11, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/11).Menurutnya, Ahok kerap melontarkan pernyataan yang menimbulkan kontroversi di masyarakat. Hal itu sebagai bukti bahwa Ahok tidak cakap dalam berbahasa."Ahok itu bodoh secara bahasa. Kalau disebut kata diksi tidak akan mengerti itu. Ahok ini sehari-hari pakai bahasa pasar," kata Qodari. Salah satu kesalahan fatal Ahok, kata Qodari, terkait dugaan penistaan agama soal Alquran surat Al Maidah 51 di Kepulauan Seribu. Semestinya, Ahok cukup menyampaikan program kerja kepada publik.Baca juga :
Kejagung Diminta Periksa Ahok dan Nicke Soal Dugaan Keterlibatan Thohir Bersaudara di Korupsi Pertamina
"Kalau saya Ahok, tidak akan bicara Pilkada, saya bicara program kerja saja. Ahok mungkin secara eksekusi pintar, tapi kalau disuruh secara bahasa bodoh dia," tegasnya.
Kejagung Diminta Periksa Ahok dan Nicke Soal Dugaan Keterlibatan Thohir Bersaudara di Korupsi Pertamina
Ikuti Update jurnas.news di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pilkada DKI Jakarta Ahok