Peneliti LSI, Ardian Sopa
Jakarta - Pasca ditetapkan sebagai tersangka, basis dukungan Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hanya tinggal 10,6 persen.
Hal itu berdasarkan hasil pemaparan hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) bertajuk "Ahok Tersangka dan Efek Elektoralnya", di Kantor LSI, Jakarta, Jumat (18/11).Peneliti LSI Ardian Sopa mengatakan, pasca penetapan sebagai tersangka, basis pendukung Ahok ramai-ramai meninggalkan hingga mencapai 60 persen pemilih utamanya.Baca juga :
Inilah 6 Tanda Tubuh Anda Kekurangan Kalsium
"Basis dukungan Ahok dari kelompok non muslim, pendidikan tinggi, pendapatan atas, sampai pemilih PDIP, seakan ramai-ramai meninggalkan Ahok," kata Ardian.
Dengan situasi ini, kata Ardian, Ahok berpotensi tersingkir di putaran pertama dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta. "Karena dia menjadi nomor buncit diantara dua pasangan lainnya," tegasnya.Survei dilakukan pada tanggal 31 Oktober-5 November 2016 di Jakarta. Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini plus minus 4,8 persen.
Inilah 6 Tanda Tubuh Anda Kekurangan Kalsium
Ikuti Update jurnas.news di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: /redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Lingkaran Survei Indonesia LSI Survei Pilkada DKI Jakarta Survei Pilgub DKI Jakarta Hasil Survei