Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. (Foto: Humas MPR)
Jakarta, jurnas.news - Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon Selatan.
Selain itu, dia juga menegaskan agar dunia internasional harus menjamin keamanan pasukan penjaga perdamaian.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri telah menyampaikan kecaman keras dan mendesak investigasi menyeluruh serta transparan atas insiden tersebut.
Rerie, sapaan akrab Lestari menilai, peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi komunitas global.
Rerie menekankan perlunya langkah konkret untuk memperkuat perlindungan terhadap pasukan PBB.
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI mendesak untuk memastikan adanya tindakan tegas atas setiap serangan terhadap personel PBB agar tidak terjadi impunitas.
Selain itu, Rerie juga mendorong pemerintah untuk melakukan diplomasi internasional yang lebih intensif guna meredam eskalasi konflik.
“Ini bukan hanya duka bagi Indonesia semata, tetapi juga bagi dunia. Jangan sampai misi kemanusiaan dikalahkan oleh konflik bersenjata,” tegasnya.
Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, ujar Rerie, menunjukkan bahwa risiko bagi pasukan perdamaian tetap tinggi.
Karena itu, Rerie mendesak agar upaya perlindungan terhadap personel PBB tidak hanya menjadi komitmen normatif, tetapi diwujudkan dalam langkah nyata di lapangan.
Jum'at, 24/04/2026 00:57 WIB
Kamis, 23/04/2026 21:04 WIB
Kamis, 23/04/2026 06:30 WIB