Kementan Apresiasi Terobosan Widyaiswara dalam Pengembangan SDM Pertanian
Melalui Jamnas, Kementan Genjot Kapasitas Widyaiswara Dorong Inovasi Pertanian Berkelanjutan
Tingkatkan Produksi Padi Musim Kemarau, Kementan Siap Latih Widyaiswara, Dosen, Guru dan Penyuluh Pertanian
Dongkrak Kompetensi SDM Pertanian, Kementan Pacu Semangat Widyaiswara
Genjot Mutu Pelatihan Pertanian, Kementan Tingkatkan Kapasitas Widyaiswara
Untuk dapat diangkat dalam Jabatan atau kenaikan jabatan menjadi Widyaiswara Ahli Utama harus memenuhi Angka Kredit Kumulatif yang ditentukan dan wajib melakukan orasi ilmiah paling lambat satu tahun setelah ditetapkan.
Widyaiswara ujung tombak Kementan lahirkan SDM pertanian yang berkelas
Gaungkan Genta Organik Kementan Latih Ribuan Widyaiswara dan Penyuluh.
Penyuluh petanian, termasuk widyaiswara, dosen, dan guru harus mempunyai minimal dua karakter baik, yaitu karakter etos dan karakter ibadah.
Mereka yang mendapat penghargaan tersebut, terdiri dari penyuluh pertanian, Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan dan Swadaya (P4S), petani milenial, widyaiswara, dosen, dan guru.