Yang pertama, tentu saja melibatkan lembaga-lembaga penelitian, seperti apa dampak dari vaksin atau yang sering disebut dengan Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI).
Hingga April 2024, BPOM belum mendapatkan laporan kejadian A2 TTS dari program vaksinasi Covid-19 di Indonesia
YKMI mengingatkan pemerintah jangan lagi menggunakan argumen bahwa Pfizer, Moderna, AstraZeneca, Johnson-Johnson boleh digunakan oleh masyarakat muslim karena keterbatasan vaksin halal ataupun alasan darurat. Argumen tersebut sudah ditolak oleh MA.
Kontrak tersebut memungkinkan pemerintah untuk membatalkan sebagian dari pasokan jika tidak dibutuhkan, kata pejabat itu dalam menanggapi pertanyaan anggota parlemen.
Vaksin Pfizer, AstraZeneca dan Moderna sudah digunakan di Australia. Vaksin Janssen Johnson dan Johnson juga disetujui tetapi pemerintah belum membelinya.
Pembuat vaksin yang mengerjakan desain ulang bidikan mapan mereka untuk mengatasi Omicron, yang memadati varian Delta di banyak wilayah di dunia, termasuk BioNTech-Pfizer, Moderna dan aliansi antara AstraZeneca dan Universitas Oxford.
Selain vaksin AstraZeneca, vaksin Coronavac dan Sinopharm juga tidak layak diberikan kepada masyarakat Indonesia yang beragama muslim.
Peningkatan respons terlihat pada orang yang sebelumnya divaksinasi dengan vaksin Vaxzevria atau mRNA.
Temuan dari penelitian ini, yang belum dipublikasikan dalam jurnal medis peer-review, cocok dengan pesaing Pfizer-BioNTech dan Moderna, yang juga menemukan dosis ketiga dari suntikan mereka bekerja melawan Omicron.
Persetujuan tersebut didasarkan pada data uji coba tahap akhir yang menunjukkan obat tersebut mengurangi tingkat serangan asma hingga 56 persen di antara pasien bila dibandingkan dengan plasebo.