Korut Tembakkan Rudal Jarak Pendek, Korsel Keluarkan Peringatan Serangan udara.
AS dan Korea Selatan mulai latihan angkatan laut sehari setelah Korut uji coba Rudal
Respons Korut, Korsel-AS Terbangkan 20 Jet Tempur
Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in menyebut Semenanjung Korea terancam mengalami krisis, apabila Korea Utara (Korut) melanjutkan uji coba nuklir atau rudal jarak jauh.
Sebuah pertemuan politbiro kuat dari partai yang berkuasa di Korea Utara (Korut), yang dipimpin oleh pemimpin Kim Jong Un, sepakat mempertimbangkan untuk melanjutkan uji coba nuklir dan rudal balistik antarbenua (ICBM).
Korea Utara (Korut) kembali melakukan uji coba rudal pada Jumat (14/1), peluncuran ketiga dalam waktu satu minggu terakhir.
Menurut juru bicara yang enggan disebutkan namanya itu, respons Washington yang berlebihan justru menimbulkan kecurigaan, mengingat AS dalam beberapa kesempatan menyebut tidak ingin bermusuhan dengan Korut.
Pertemuan ini digelar sehari setelah Pyongyang mengumumkan bakal melakukan rencana jangka panjang baru uji coba rudal jarak jauh.
Ketiga negara telah membahas cara untuk memecahkan kebuntuan dengan Korea Utara mengenai senjata nuklir dan program rudal balistiknya, yang telah menarik sanksi internasional.
Dalam inspeksinya, Kim berbicara kepada pasukan dan responden darurat lainnya, yang dikerahkan untuk membantu memperbaiki kerusakan.