Petani Indonesia, pada era kepemimpinan Presiden Soeharto, menurut Rizal mampu memberikan bantuan pangan kepada penduduk dunia yang mengalami kelaparan.
Siti Hardijanti Rukmana menghibahkan tanah seluas 2,6 hektar untuk pembangunan Rumah Sakit Komando Daerah Militer Jakarta Raya (Kodam Jaya).
Arsip tersebut diserahkan oleh Siti Hardiyanti Rukmana atau Tutut kepada Plt. Kepala ANRI, Sumrahyadi.
RNA 98 menyebut delapan nama aktor dalam upaya makar tersebut, yaitu: Prabowo Subianto, Amien Rais, Siti Hediati Hariadi/Titiek Soeharto, Bachtiar Natsir, Haikal Hasan, Kivlan Zein, Fadli Zon, Neno Warisman, dan Habieb Rizieq Shihab (HRS).
Anindyati Sulasikin Murpratomo menjabat Menteri Urusan Peranan Wanita Kabinet Pembangunan IV dan V (periode 1987 – 1993) pada masa pemerintahan Presiden Soeharto
Mantan Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Hutan di era Soeharto tersebut menyebut bahwa kebanyakan petani di Indonesia masih masuk dalam golongan keluarga kelas menengah ke bawah, yang berarti masih mendekati kemiskinan.
Putri sulung Soeharto ini juga menekankan agar masyarakat tak menjadi pribadi pendendam. Diceritakan, sewaktu Presiden Soeharto memilih berhenti dari jabatannya, ia dan anak-anak Soeharto lainnya dipanggil menghadap.
Titiek Soeharto bersama aktor Sandy Syarief dan artis Rasina Rasidin datang langsung ke Palu dan Donggala untuk serahkan bantuan.
Soeharto sempat meminta lulusan studi teknik tersebut untuk memproduksi senjata.
Cucu ganteng Presiden ke-2 RI, Soeharto, Panji Trihadmodjo akan segera menikahi gadis cantik berampbut pirang.