Selain kegiatan utama menjahit bendera, acara ini juga dirangkai dengan upacara serah terima panji Merah Putih dari Sekda Bengkulu kepada Ketua PW GP Ansor Bengkulu dan doa bersama untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.
Dalam acara tersebut juga diserahterimakan 17 Bendera Merah Putih Zona Rote kepada Gubernur NTB Zulkifliemansyah, didampingi Koordinator Zona Rote dan Ketua PW GP Ansor NTB Zamroni Aziz.
Di depan tim Kirab Satu Negeri dan masyarakat Najmul juga menyampaikan perkembangan penanganan korban gempa.
Purwaji mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Siak dan Riau atas sambutan hangatnya dalam kegiatan tersebut. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk pihak aparat keamanan.
Kain Merah Putih sepanjang 1,5 kilometer ini dibawa ratusan pelajar serta perwakilan ormas di Papua.
Tim Kirab Satu Negeri yang membawa Bendera Merah Putih berkeliling seluruh wilayah Indonesia serentak bertolak dari lima titik terluar pagi ini. Lima titik pemberangkatan adalah Sabang (Aceh), Nunukan (Kalimantan Utara), Miangas (Sulawesi Utara), Rote (NTT) dan Merauke (Papua)
Menjelang dimulainya Kirab Satu Negeri, tim Gerakan Pemuda Ansor menggelar aksi sosial dengan penanaman 1.000 bibit mangrove. Sasaran penanaman mangrove adalah di pinggir Kali Maro, Desa Sirapu, Merauke, Papua
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor disambut meriah saat tiba di Bandara Mopah, Merauke, Papua, Sabtu 15/9
Menurut Sekjen GP Ansor Abdul Rochman, yang juga ketua panitia, kegiatan bertajuk “Kirab Satu Negeri” ini direncanakan berakhir di Kota Yogyakarta pada 26 Oktober 2018 dan dihadiri Presiden RI Joko Widodo.