Khashoggi, jurnalis dan kolumnis untuk The Washington Post, telah hilang sejak memasuki konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.
Pembunuhan Jamal Khashoggi merupakan ancaman besar bagi para pembela hak asasi manusia dan para pembangkang Arab Saudi di mana pun di dunia ini.
Namannya mulai mencuat setelah meliput peristiwa Afghanistan, Aljazair, Kuwait dan Timur Tengah pada 1990-an.
Sumber yang tidak disebutkan namanya di konsulat, mengutip Agen Saudi Saudi resmi menyangkal klaim itu. Ia mengatakan tuduhan itu sama sekali tak berdasar.
Senator AS menyerukan pemutusan mendasar dalam hubungan AS-Saudi jika tuduhan pembunuhan itu benar.
Keputusan itu dikeluarkan setelah pihak oposisi mengkritik keras hubungan Turki dan McKinsey.
Pejabat tingkat tinggi Turki mengklaim tim 15 pria dari Arab Saudi tiba di Istanbul pada hari Khashoggi menghilang dan pergi segera sesudahnya.
Pembunuhan pengkritik terkemuka rezim Saudi datang empat hari setelah memasuki konsulat kerajaan di Istanbul pada Selasa (2/10).
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ahmed Mahjoub mengatakan Irak menentang teror dan kekerasan dengan alasan apapun.