Pilkada serentak tahun 2018 di tengah hiruk pikuknya, Pilkada bisa berjalan lancar, baik, dan damai.
Hal ini berdasarkan hitung cepat yang dilakukan oleh KPU KAB. Tegal terhitung sampai hari Jumat, 29 Juni 2018.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengkritisi sejumlah lembaga survei yang tidak akurat. Bahkan, Faldi menyebut lebih hebat dukun dari lembaga survei.
Kendati kalah dari pasangan calon Ganjar Pranowo dan Taj Yasin, pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziyah dinilai cukup mengejutkan karena mampu meraup 40 persen dukungan suara.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebut, tetap akan melantik tersangka kasus korupsi jika dinyatakan menang dalam kontestasi Pilkada 2018.
Pelaksanaan Pilkada 2018 dinilai beraroma Pilpres 2019. Meski demikian, Pilkada 2018 dapat berjalan lancar dan damai.
Kedatangan karangan bunga tersebut merupakan wujud dukungan terutama dari tokoh-tokoh nasional kepada pasangan HADIST atas raihan suara baik quick count maupun real count.
Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan mengapresiasi peningkatan keikutsertaan perempuan dalam Pilkada Serentak 2018 yang secara kuantitatif mengalami peningkatan.
Pasangan calon yang diusung oleh PPP, Gerindra, dan PKB ini mengungguli empat pasangan calon lainnya.
Zulkifli Hasan menegaskan bagi calon-calon yang terpilih, menang dalam Pilkada, diharapkan mengemban amanah dan menunaikan janji