Presiden Rusia, Vladimir Putin menyebut serangan di jembatan yang menghubungkan Rusia selatan ke Krimea sebagai "aksi teroris" Ukraina dan berjanji untuk membalas.
Vladimir Putin menyebut serangan itu sebagai tindakan yang kejam dan tidak masuk akal.
Presiden Vladimir Putin mengatakan berhak menggunakan bom tandan jika amunisi tersebut dikerahkan melawan pasukan Rusia di Ukraina.
Belarusia mengatakan telah mencapai kesepakatan dengan kelompok tentara bayaran Wagner untuk melatih tentaranya.
Berdasarkan tawaran itu, para tentara akan tetap di bawah komandan mereka saat ini, yang diidentifikasi oleh surat kabar hanya dengan tanda panggilan "Rambut Uban".
Pemimpin Rusia itu menegaskan bahwa tank buatan luar negeri adalah target prioritas pasukan Rusia.
ICC telah membuka penyelidikan baru atas dugaan kejahatan perang di Sudan.
Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan, Jepang akan menyediakan sistem pendeteksian kendaraan udara tak berawak (UAV) ke Ukraina.
Ukraina dan Rusia Bertempur Sengit di Dua Wilayah
Polandia dan Slovakia telah memasok 27 MiG-29 untuk melengkapi armada pesawat tempur Ukraina.