Kunjungan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan rudal ke negara tetangga Uni Emirat Arab (UEA) oleh Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman.
Laporan rahasia oleh para pemantau sanksi PBB menyebutkan, pogram-program rudal balistik nuklir dan Korea Utara tetap utuh dan negara itu bekerja untuk memastikan kemampuan-kemampuan itu tidak dapat dihancurkan oleh serangan militer apa pun