Obama menilai keputusan Donald Trump keluar dari kesepakatan nuklir Iran, dapat menimbulkan akibat yang fatal.
Rouhani meminta Badan Energi Atom Iran supaya segera bersiap untuk melakukan tindakan apapun
Rencana Aksi Komprehensif Gabungan yang ditandatangani pada tahun 2015 dengan kekuatan dunia.
Tehran dapat tetap dalam kesepakatan nuklir 2015 tanpa Amerika Serikat (AS) jika kepentingannya dijamin, jika tidak, ia memiliki rencana lain.
Iran siap menerima keputusan apapun dari Presiden AS, Donald Trump, yang mengatakan akan mundur dari perjanjian nuklir.
Donald Trump masih bergeming untuk menarik diri dari perjanjian nuklir Iran 2015.
Kim Jong-un berjanji kepada China untuk memegang komitmen denuklirisasi.
Antonio Guterres memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat, supaya tidak membatalkan kesepakatan nuklir Iran.
Perdana Menteri nantinya hanya membutuhkan persetujuan dari Menteri Pertahanan.
Ketika mendiskusikan ancamannya untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran dengan salah satu koleganya