Jika kelestarian hutan terganggu, maka sumber air bersih bagi masyarakat akan berkurang bahkan bisa menghilang. Ini akan memberikan efek buruk bagi kehidupan masyarakat.
Hari Hutan Hujan Sedunia diperingati setiap tanggal 22 Juni, sebagai panggilan global untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya melestarikan hutan hujan
Kemajuan bukan hanya soal angka dan uang, namun kemajuan juga adalah menjaga tanah, laut, dan hutan serta keberlanjutannya.
Gerak cepat, Polres Kuantan Singingi berhasil ungkap kasus tindak pidana pembakaran hutan lindung
Apa jadinya jika semua kecoak punah? Ternyata, dampaknya bisa mengacaukan ekosistem bumi, mulai dari hutan hingga rantai makanan. Cari tahu peran tersembunyi kecoak di alam.
Musim kemarau merupakan suatu kondisi atau periode yang sering ditandai dengan cuaca panas dan kering ekstrem. Musim kemarau bukan hanya membawa suhu yang lebih panas dan udara kering, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran, baik di sekitar hutan, lahan maupun pemukiman.
Indonesia telah kehilangan lebih dari 10,5 juta hektare hutan primer dalam dua dekade terakhir.
Tikus merupakan hewan kosmopolitan atau hewan yang menempati hampir di semua habitat, yang dapat ditemukan di lingkungan rumah, hutan, hingga lingkungan berair.
Hari ini, 21 Maret, diperingati sebagai World Forestry Day atau Hari Hutan Sedunia. Meski mungkin terdengar baru bagi sebagian orang, peringatan ini memiliki makna yang cukup mendalam dan penting bagi kelestarian bumi kita
Hutan tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru dunia, tetapi juga sebagai rumah bagi keanekaragaman hayati dan masyarakat adat.