Dibandingkan sikap negara-negara anggota OKI lainnya, sikap Indonesia bisa disejajarkan dengan sikap Presiden Turki Erdogan yang menjadi tuan rumah.
Pimpinan negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) diminta agar melakukan mobilisasi kekuatan untuk mengalahkan Israel. Hal itu menangapi sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.
Partai Rakyat Republik yang merupakan oposisi utama Turki (CHP) meminta pemerintah untuk membuka Kedutaan Turki untuk Palestina di Yerusalem Timur setelah
Presiden Jokowi diminta tidak mengambil posisi yang paling lemah dengan hanya mengeluarkan kecaman dan kutukan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Istanbul, Turki.
Presiden Jokowi menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Istanbul, Turki.
KTT Organisasi Kerja sama Islam (OKI) di Istanbul, Turki, pada Rabu mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina
Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menggelar pertemuan luar biasa di Turki
Menlu Turki Mevlut Cavusoglu mengkritik negara-negara Musli yang gagal menunjukkan sikap terhadap keputusan Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Ismail Haniyeh berharap Organisasi Konferensi Islam (OKI) menindak keputusan Donald Trump usai secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel
Jokowi pun sudah menghubungi negara-negara anggota OKI, supaya segera menggelar sidang khusus terkait masalah ini.