Demokrasi yang dibangun Partai Golkar dengan susah payah sejak 1998 diselewengkan pada Munas X ini.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap anggota DPR RI Fraksi Golkar Melchias Markus Mekeng.
Tentu Munas saja baru mau ditutup, tentu perubahan akan dilakukan saat kita diberikan waktu 60 hari
Airlangga mengaku akan mendahulukan adanya pelatihan kader.
Cuma ngomong dukung saja, dukung siap-siap. Itu kan pasar malem ya to
Dibalik kesuksesan Aklamasi, tantangan berat Airlangga yang akan dihadapinya yakni pada Pilpres 2024. Sebab, saat itu menjadi ajang pertandingan dan kompetisi yang sebenarnya.
Saya yakin Pak Airlangga dapat menyatukan kembali kader-kader Partai Golkar yang sempat memanas dalam Munas ini dan menyelesaikan segala persoalan di internal partai.
Musyawarah mufakat sebagai ciri khas demokrasi pancasila benar-benar dipraktekan oleh Partai Golkar.
Airlangga punya memampuan menjalankan tagline Golkar Satu untuk Indonesia Satu
Airlangga tidak menampik akan ada aklamasi. Ia hanya menunggu proses penetapan calon ketum.