Korea Utara mengecam Amerika Serikat dan Korea Selatan karena memicu perang nuklir
Pemerintah Iran belum bisa menuai keuntungan dari kesepakatan nuklir 2015 karena tekanan Washington.
Sejak 2006, Korea Utara telah melakukan enam uji coba nuklir, termasuk dua tahun lalu.
Pemerintah Hawaii melakukan latihan sirene peringatan serangan nuklir pada Jumat (1/12) dini hari, untuk pertama kalinya sejak berakhirnya Perang Dingin.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Washington akan mengirim pesan buruk jika berjalan menjauh dari kesepakatan nuklir 2015 dengan Iran.
Belum ada bulan dan tanggal yang pasti, namun Presiden Trump memperkirakan pertemuan itu kemungkinan pada Januari atau Februari.
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa akan bertemu pada 15 Desember untuk membahas program nuklir dan rudal Korea Utara.
Wakil Majelis Rakyat Agung Korea Utara dan direktur Institut Reunifikasi Nasional, Ri Jong-hyok mengatakan Program nuklir Korea Utara tidak menargetkan negara lain selain Amerika Serikat
Kuba mempertahankan hubungan diplomatik yang erat dengan Korea Utara sejak 1960. Meski, ia sendiri menentang senjata nuklir Pyongyag.
Pemerintah China mengatakan, butuh usaha ekstra untuk menyelesaikan krisis nuklir Korea Utara melalui dialog setelah Donald Trump memasukkan nama Pyongyang sebagai negara yang mensponsori terorisme.