Pernyataan itu muncul setelah Riyadh mengakui bahwa Khashoggi, yang hilang setelah memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober, tewas ketika mengalami cekcok dengan orang-orang yang bertemu dengannya di dalam gedung.
Presiden AS bertekad memberi hukuman `sangat berat` jika Riyadh terbukti membunuh Jamal Khashoggi
Partai sayap kiri mendesak Angela Merkel untuk mengambil sikap tegas terhadap Riyadh terkait hilangnya Khashoggi.
Chief Executive Google, Cloud Diane Greene tidak akan menghadiri Future Initiative Summit yang dijadwalkan akan digelar di Riyadh, pada 23 Oktober mendatang.
Pasar saham lainnya di Teluk dibuka lebih tinggi pada hari Minggu tetapi mulai jatuh saat Riyadh jatuh, dengan indeks Dubai tenggelam 1,4 persen.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjanji akan menghukuman Saudi jika bukti dalang hilangnya Khashoggi, meskipun ia mengatakan tidak akan menghentikan penjualan senjata miliar dolar ke Riyadh.
Kairo juga memperingatkan bahwa kasus tersebut rentan disalahgunakan untuk mengeksploitasi Riyadh secara politis.
Khashoggi terakhir terlihat memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober. Beberapa media lokal menyebutkan bahwa pria itu dibunuh oleh Riyadh.
Trump mengatakan akan mengajukan kasus itu "pada titik tertentu" dengan Riyadh, tetapi tidak menyebutkan kapan perundingan akan berlangsung.
Saat demonstrasi kampanye Mississippi pada Rabu (3/10), Trump “menusuk” Riyadh. Ia mengatakan, Negeri Petro Dolar tidak akan bertahan "dua minggu" jika Washington menarik dukungan militernya.