Perdana Menteri Inggris Theresa May menegaskan kembali komitmen Inggris terhadap kesepakatan nuklir Iran 2015
Presiden Rodrigo Duterte meminta sekutu Filipina untuk bersatu melawan ancaman rudal dan nuklir Korea Utara.
Semua opsi di atas meja jika Presiden Donald Trump menganggap Garda Revolusi elitnya (IRGC) sebagai organisasi teroris
Menteri Luar Negeri Jerman Sigmar Gabriel memperingatkan Amerika Serikat agar tidak melanggar kesepakatan nuklir dengan Iran
China mengatakan pihaknya berharap kesepakatan nuklir Iran akan tetap utuh, memainkan peran penting dalam menjaga perdamaian
Iran memperingatkan Amerika Serikat untuk tidak menyebut Garda Revolusi sebagai kelompok teroris.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak akan mamapu melemahkan kesepatakan tersebut
Ketegangan mengenai program nuklir Korea Utara meningkat dalam beberapa pekan terakhir sejak Pyongyang melakukan serangkaian uji coba rudal.
Gedung Putih mengatakan Presiden Donald Trump akan mengumumkan tanggapan baru Amerika Serikat terhadap uji coba rudal Iran
Iran tidak mematuhi kesepakatan untuk mengekang program nuklirnya