Bergabungnya Golkar dan PAN untuk mendukung Ketum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) merupakan hal biasa dalam konstelasi politik. PDIP pun tidak merasa ditinggal.
(KIB) sudah tidak ada, sekarang gabung pakai nama baru kan? Dengan koalisi-nya PAN dan Golkar.
Jokowi-Megawati berhadap-hadapan secara politik dan keduanya telah menjadi king maker untuk calonnya masing-masing.
Jokowi mengatakan tidak ada komunikasi yang dilakukan partai-partai tersebut kepada dirinya menyangkut dukungan Pilpres
Kalau kalimat bubar nggak pas juga, justru PPP yang keluar duluan gabung ke PDIP.
Ada tiga hal yang patut dikritisi dari isi pidato Ketum Gerindra Prabowo Subianto pasca mendapat dukungan dari Golkar dan PAN..
Kerja sama antara Partai Gerindra, PKB, PAN dan Partai Golkar menambah semangat untuk terus memperjuangkan Prabowo menjadi Presiden 2024.
Sebuah pemandangan menarik terlihat dari materi video yang didapatkan oleh media. Ganjar Pranowo terlihat menggunakan baju bergambar Presiden Jokowi, ketika diminta menanggapi Deklarasi PAN dan Golkar ke Prabowo.
Kami sudah 10 tahun bareng bareng dengan pal Prabowo, kalau tinggal sedikit kenapa tidak sabar. kami meyakini perjuangan 10 tahun itu akan tuntas karena kita hari ini sudah bersama sama Gus Muhaimin Iskandar.
Nah prediksi untuk itu adalah pasangan calon yang memiliki tren kenaikan elektabilitas yang cenderung naik dan kita melihat realitas sosial di lapangan.