KPK sebelumnya pernah menyita uang sejumlah Rp3 miliar dari politikus Partai Gerindra tersebut dalam penanganan kasus dugaan korupsi di DJKA Kemenhub.
Jadi artinya posisi penyeimbang seperti yang disampaikan oleh Ibu Ketua Umum, kami mendukung semua kebijakan yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan semua program yang untuk kepentingan rakyat Indonesia.
Dia ditangkap KPK setelah mengikuti agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem di Makassar
Terbentur, terbentur, terbentur, terbentuk. Adian membuktikan itu. Saya percaya, idealisme tak mengenal warna partai. Adian telah lama terbentuk oleh benturan sejarah, dan kini dipercaya sebagai Wasekjen PDIP. Selamat menjalankan amanah. Kita mungkin berbeda warna, tapi tetap satu semangat.
Dia bisa sangat dekat secara personal dengan tokoh-tokoh parpol lain. Walaupun terkadang dalam pandangan politik kerap berbeda, tetapi dalam mengatasi persoalan rakyat, Adian tak sungkan mengajak elite partai lain di Senayan untuk berjuang bersama.
Bahwa presiden juga membutuhkan second opinion dari luar pemerintahan untuk melihat perkembangan program pemerintahan yang dijalankan.
Pesan dari Pak Prabowo sebagai Ketua Umum Partai, kepada saya untuk disampaikan kepada Ibu Mega. Pertama adalah ucapan selamat Kongres, karena memang PDIP tidak mengundang pihak luar, termasuk para-para ketua umum.
Saya pikir pembagian tugasnya pemerintah dan di partai itu bisa dijalankan dengan baik. Karena Gerindra itu adalah partai yang sudah lama dan manajemennya berjalan dengan baik.
Sejumlah petinggi elit partai banteng ikut menyambut Megawati. Mulai dari Ketua Bidang Perekonomian PDIP Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Ketua DPP Bidang Kaderisasi dan Ideologi PDIP Djarot Saiful Hidayat dan Ketua DPP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah PDI Perjuangan Ganjar Pranowo.
Belum tahu, kami tunggu arahan dari DPP partai.