Penelitian terbaru mengungkap bahwa salah satu virus kulit yang selama ini dianggap jinak, ternyata bisa menjadi pemicu langsung kanker kulit agresif. Virus tersebut adalah beta-human papillomavirus (beta-HPV), tipe HPV yang umum ditemukan di kulit manusia.
Bisakah Letusan Gunung Berapi Dicegah? Studi Baru Ungkap Cara Tak Terduga di Campi Flegrei
Selama ini video game kerap mendapat cap buruk karena dianggap bisa menurunkan konsentrasi dan kecerdasan anak. Namun, sebuah studi besar justru menunjukkan bahwa bermain game bisa berdampak positif terhadap IQ.
Peneliti dari Ohio State University menganalisis data sensus dari 66.263 orang untuk memahami hubungan antara lokasi tempat tinggal—khususnya kedekatan dengan perairan—dan usia harapan hidup. Hasilnya menunjukkan bahwa tinggal di wilayah pesisir berkaitan dengan umur yang lebih panjang.
Tujuan dari penelitian ini bukan sekadar membuat kayu lebih kuat, tapi juga mengembangkan material baru yang berkelanjutan dan bisa menggantikan logam atau plastik berbasis fosil.
Dalam studi ini, peneliti menemukan bahwa zat seperti kafein dapat mengubah respons bakteri terhadap antibiotik tanpa perlu mutasi atau gen kebal baru. Perubahan itu membuat beberapa antibiotik menjadi kurang efektif—bukan karena rusak, tapi karena bakteri belajar menghindarinya.
Penelitian terbaru dari Duke University mengungkap bahwa otak bisa mendeteksi sinyal kimia dari bakteri usus dalam waktu nyata, dan sinyal ini dapat langsung memengaruhi perilaku kita, termasuk nafsu makan, hanya dalam hitungan menit.
Penelitian besar di Afrika sub-Sahara mengungkap jenis diabetes baru yang tak sesuai dengan kategori klasik tipe 1. Temuan ini bisa mengubah arah diagnosis dan pengobatan secara global.
Penelitian terbaru dari Centre for Genomic Regulation (CRG), Barcelona, mengungkap bagaimana sel telur mempertahankan kualitasnya selama puluhan tahun—dengan strategi “hidup hemat”.
Penelitian menunjukkan perempuan tidur lebih lama dan lebih dalam dibanding laki-laki. Tapi kenapa mereka tetap merasa lelah? Temukan jawabannya di sini, dari sudut pandang biologi, psikologi, dan peran sosial.