Partai Gerindra menepis pernyataan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) terkait kesediaan Prabowo Subianto menjadi Cawapres mendampingi Presiden Jokowi pada Pilpres 2019.
Partai Gerindra menilai sejumlah partai politik (Parpol) yang menginginkan agar Prabowo Subianto tidak maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019 sebagai bentuk kekhawatiran.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku pesimis Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto jadi maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019.
Meski banyak meragukan dan disebut sudah berumur, Partai Gerindra menilai Prabowo Subianto masih langsing dan cukup sehat untuk memimpin Indonesia ke depan.
Partai Gerindra menilai pertarungan Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi bak El Clasico, pertandingan sepakbola Liga Spanyol antara Barcelona dengan Real Madrid.
PKS belum bisa memastikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bakal maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019.
Partai Gerindra tidak mempersoalkan pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang menyebut Partai Allah dan Partai Setan.
Meski Partai Gerindra resmi mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tidak ada rencana untuk merapat.
Partai Gerindra resmi mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Deklarasi Prabowo Subianto sebagai Capres 2019 antiklimaks. Pemberian mandat oleh Partai Gerindra kepada Prabowo disambut sepi.