AS memberlakukan sanksi pada Jumat (16/7) terhadap tujuh pejabat China atas tindakan keras Beijing terhadap demokrasi di Hong Kong.
Amerika Serikat (AS) akan menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah pejabat China, atas tindakan keras Beijing terhadap demokrasi di Hong Kong.
Ini merupakan upaya terbaru Washington untuk menghukum Beijing, atas apa yang dikatakan pejabat AS sebagai genosida berkelanjutan terhadap Uyghur dan kelompok Muslim lainnya.
RUU yang diusulkan oleh Partai Demokrat tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya saing dari China, dan mendorong Beijing menaati hak asasi manusia.
Roket Long March 2F yang mengangkut Shenzhou-12 atau `Kapal Ilahi`, menuju modul stasiun ruang angkasa Tianhe resmi mengudara pada pukul 09.22 waktu Beijing, dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di barat laut provinsi Gansu.
Kedutaan Besar China untuk Uni Eropa mendesak NATO menghentikan konspirasi mengenai ancaman militer Beijing, pasca kelompok tersebut memperingatkan adanya bahaya tantangan sistemik dari China yang mangancam keamanan internasional.
Dalam beberapa bulan terakhir, Beijing telah meningkatkan tekanan terhadap Taiwan, termasuk mengirim jet tempur ke zona pertahanan udara pulau itu.
Lilin terlihat menyala di jendela gedung konsulat AS, yang berada di sebelah kediaman pemimpin Hong Kong yang ditunjuk Beijing Carrie Lam, dan kantor Uni Eropa pada Jumat malam.
Badan kesehatan PBB menandatangani vaksin dua dosis CoronaVac dari perusahaan yang berbasis di Beijing, Sinovac, yang sudah digunakan di beberapa negara di seluruh dunia.
Taiwan berulang kali mengatakan tidak mempercayai vaksin China, dan marah dengan apa yang dikatakannya sebagai upaya Beijing untuk menghalangi aksesnya ke WHO, termasuk majelis kementerian tahunan badan yang dibuka sebelumnya pada hari Senin.