Ingkar janji dan PHP seperti ini, menurut Mulyanto hampir menjadi kebiasaan para pejabat tinggi di negeri ini. Hal yang tidak mendidik dalam membangun Indonesia sebagai bangsa yang berkarakter. Hal ini dapat membuat masyarakat putus harapan (hopeless) terhadap perbaikan bangsa ke depan.
Praktek politik identitas itu sangat berbahaya dan berpotensi memecah belah umat. Pola yang dilakukan Sandiaga Uno beberapa waktu lalu di Banten justru menimbulkan keresahan di masyarakat.
Karena ini demi kepentingan rakyat bukan hanya ekonomi Indonesia yang terpukul, bukan hanya ekonomi Indonesia yang dirugikan tetapi seluruh rakyat Indonesia yang dirugikan, itu harapan kita di DPR terhadap langkah Bapak Jaksa Agung.
Apple baru saja kehilangan posisinya sebagai perusahaan paling berharga di dunia, di tengah aksi jual luas saham teknologi.
Kabar kurang mengenakkan bagi pecinta produk Apple yang gemar menggunakan iPod Touch. Perangkat portabel untuk mendengarkan musik itu tak lama lagi akan disuntik mati oleh Apple.
Yayasan Erick Thohir selama bulan Ramadan hadir di tengah-tengah warga dan menegaskan komitmennya untuk membantu masyarakat. Kegiatan tersebut juga ditujukan untuk menggerakkan perekonokian kembali tumbuh dengan melibatkan UMKM dari berbagai wilayah.
Kita tentu berharap produktivitas pertanian Indonesia terus ditingkatkan, dan saat ini kita patut bersyukur bahwa produksi padi kita sudah surplus. Hal ini tidak terlepas dari pendekatan kebijakan kementerian pertanian saat ini yang intensif menerapkan mekanisasi pertanian di setiap sub sektor pertanian.
Rencana pemerintah menaikan tarif dasar listrik (TDL) pada tahun 2022, sebagaimana disampaikan Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI, 13 April lalu, dinilai tidak memiliki alasan kuat. Terlebih apabila alasan penyesuaian tarif listrik tersebut karena kenaikan harga migas internasional.
Kita ajak juga pihak Haris untuk bergabung di Kongres Sultan. Pastinya kami berusaha mengajak dan berkomunikasi bahkan kami bersurat secara resmi kepada saudara Haris untuk bergabung.
Jadi, amat jelas bahwa air, hutan, dan api atau energi itu merupakan infrastruktur penyangga kehidupan rakyat, yang tidak boleh dikomersialkan atau dijual ke pribadi-pribadi perorangan yang kemudian dikomersialkan menjadi bisnis pribadi.