Harga minyak turun 7 persen pada Jumat (23/11) menandai harga terendah untuk minyak mentah dalam lebih dari setahun.
Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan tajam pada Selasa (20/11), menyudahi kenaikan beruntun selama empat hari terakhir
Zarif yakin industri minyak Iran akan menemukan pasar, meskipun Gedung Putih berusaha memotong ekspor minyaknya hingga nol.
Al-Falih menyatakan kekecewaannya kepada Gedung Putih. Ia mengatakan, saat ini ada kelebihan pasokan minyak, yang menyebabkan harga jatuh.
Sebelumnya, harga minyak mentah Brent turun di bawah USD70 per barel untuk pertama kalinya sejak April tetapi diperdagangkan di atas USD71 per barel pada Senin.
Arab Saudi mengatakan, tujuan memangkas satu juta barel adalah untuk menyeimbangkan pasar.
Pengumuman ini menyusul rencana Riyadh sebelumnya untuk memangkas produksi hingga 500.000 barel per hari pada Desember mendatang.
Penemuan ini ditengah seluruh kawasan berusaha meningkatkan kapasitas produksinya baik dalam minyak dan gas.
September, produksi minyak mentah dan kondensat Nigeria sekitar 2,158 juta bph.
Arab Saudi, yang merupakan eksporti minyak terbesar dunia, sudah menggenjot produksinya hingga 10,7 juta bpd sejak Oktober.