Kantor berita al-Forat berbahasa Arab Irak melaporkan bahwa aliansi tersebut memutuskan memindahkan pusat komandonya dari ibukota Irak, Baghdad ke Kota Kuwait pada Selasa (7/1).
Kepala Eksekutif Afghanistan untuk Pemerintah Persatuan Nasional, Abdullah Abdullah menyesalkan agresi AS yang menewaskan Jenderal Soleimani.
Ia menyurati kepada Dewan Keamanan PBB dan Sekretaris Jenderal Antonio Guterres, yang menyatakan, pembunuhan dengan dalih apa pun adalah contoh nyata terorisme negara dan merupakan tindakan kriminal yang melanggar prinsip dasar hukum internasional.
Pentagon mengatakan, serangan itu bertujuan menghalangi rencana serangan Iran ke depannya.
Militer Israel mengatakan sudah mensiagakan pasukannya untuk menanggapi kemungkinan ancaman dari Iran. Israel juga sudah menutup Gunung Hermon, resor ski di Dataran Tinggi Golan yang diduduki, bagi para pengunjung.
IRGC mengumumkan pada Jumat (3/1) pagi bahwa Mayor Jenderal Soleimani dan al-Muhandis menjadi tegwas dalam serangan yang helikopter AS. Kelompok pro-pemerintah Irak juga mengkonfirmasi insiden itu.
Kematian Soleimani tidak akan menghentikan misinya, justru para penjahat yang memiliki "darah" Soleimani dan para martir lainnya yang tewas dalam serangan tersebut akan memberikan pembalasan yang mengerikan.
Roket-roket itu mendarat di dekat terminal kargo udara, membakar dua kendaraan dan melukai beberapa orang, kata Media Sel Keamanan Kementerian Dalam Negeri Irak dalam sebuah pernyataan sebelumnya.
Menyusul ancaman Trump, Kepala Angkatan Darat Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi mengatakan,pasukannya siap menghadapi AS dan sekutunya.
revolusi industri 4.0 akan merambah ke seluruh pelosok tanah air dan segala sendi ekonomi. Konsep digitalisasi ekonomi sangat dominan menggunakan teknologi canggih dalam kegiatan ekonominya, akhirnya tenaga manusia yang notabene sebagai penyerap tenaga kerja menjadi terkesampingkan dan negara - negara berkembang yang tidak mampu bersaing ekonominya akan memburuk akibat tingginya jumlah pengangguran.