Empat vaksin tersebut yaitu Sinovac, Zivifax, Merah Putih dan Sinopharm.
Sumbangan itu akan menjadi yang pertama oleh Filipina ke negara lain, setelah tahun lalu berjuang keras untuk mendapatkan vaksin bagi 110 juta penduduknya.
Langkah hukum somasi kepada pihak-pihak terkait dari Pemerintah dilakukan karena sampai sekarang masih belum juga melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA) yang mewajibkan pemerintah menyediakan vaksin halal.
Program vaksin masih menjadi keputusan yang sangat penting di tengah pandemi Covid-19 saat ini, karena banyak masyarakat yang sudah divaksin masih tetap terinfeksi.
YKMI mengingatkan pemerintah jangan lagi menggunakan argumen bahwa Pfizer, Moderna, AstraZeneca, Johnson-Johnson boleh digunakan oleh masyarakat muslim karena keterbatasan vaksin halal ataupun alasan darurat. Argumen tersebut sudah ditolak oleh MA.
Jumlah tersebut setara dengan 78,72% dari target sasaran vaksin nasional yang ditetapkan sebanyak 208.265.720.
Ditpamobvit Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan vaksinasi Presisi di Mall Plaza Senayan untuk vaksin 1 dan 2, serta vaksin lanjutan Booster.
Karena ini yang paling cepat untuk ditempuh. Jangan terburu-buru berpikir untuk memproduksi vaksin halal. Tetapi uji dulu yang ada. Ada banyak jenis, kan. Minimal yang sudah beredar di Indonesia.
Namun, badan PBB itu memperingatkan sangat prihatin bahwa ketidaksetaraan dalam akses yang terlihat dengan vaksin COVID-19 akan kembali membuat negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah didorong ke ujung antrean.
Hari ini alhamdulilah kita bisa melaksanakan kegiatan yang menjadi program bersama dari kepolisian, PBNU dan kemenag, untuk melaksanakan program satu juta vaksin booster. Alhamdulilah hari ini dari kerja sama yang ada tadi disampaikan, kita bisa tembus diangka 1,3 juta.