Ketatnya persaingan Pilkada DKI Jakarta ini membuat para pengamat dan akademisi kuat memperkirakan kontestasi itu berjalan dua putaran.
Sebanyak 45.2 persen masyarakat Jakarta akan memilih pasangan Anies-Sandiaga, 24.5 persen akan memilih pasangan Ahok-Djarot, sedangkan pasangan Agus-Sylviana dipilih oleh 19.7 persen warga.
Sidang kali ini yang harusnya digelar pada pekan depan, terpaksa dimajukan karena berdekatan dengan pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta 2017 pada Rabu (15/2).
Ketum PBNU KH Said Aqil Sirodj mengatakan, tidak benar bahwa ber-Islam itu harus sambil menafikkan Indonesia dan seluruh kelengkapan kenegaraan dan pemerintahannya.
Masa tenang Pilkada DKI 2017 berlaku sejak hari ini hingga pemungutan suara pada Rabu (15/2) mendatang.
Di balik satu angka yang diumumkan lembaga survei ini, terdapat soft supporter atau pendukung yang masih mungkin berubah.
Presiden Jokowi diminta segera memberhentikan sementara Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta. Jika tidak, DPR dapat menggunakan hang angket.
Jelang massa tenang 12-14 Februari 2017, persaingan antar pasangan calon (paslon) dalam Pilkada DKI 2017, semakin mendekati klimaks.
Kita akan wujudkan pemimpin yang amanah, konsiten, menyayangi rakyatnya
Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot yang akan bertarung diputaran kedua.