Situasi dunia saat ini masih dihadapkan pada fragmentasi antar negara, ketegangan dan konflik geopolitik, ketimpangan sosial dan ekonomi, kemiskinan, kriminalitas lintas negara, tren pelambatan pertumbuhan ekonomi global, ancaman perubahan iklim yang semakin berdampak.
Perubahan iklim kemungkinan akan memperburuk konflik di negara-negara rapuh dan dilanda perang.
Disaat bumi semakin panas, akibat perubahan iklim, disaat terjadinya disrupsi rantai pasok global (global suppy chain). Karenanya diharapkan Parlemen dapat berperan dan responsif dalam menjawab berbagai tantangan, serta berkontribusi mengatasinya.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebutkan petani champion memiliki peran penting dalam upaya Indonesia menghadapi iklim ekstrim El Nino.
Pemanasan yang terjadi pada Juli akan tercatat dalam sejarah sebagai bulan terpanas di bumi.
Rekor suhu tertinggi memicu kebakaran hutan yang dahsyat di sejumlah negara seperti Yunani, Italia, dan Aljazair.
Arab Saudi telah meluncurkan proyek pembibitan bakau yang bertujuan untuk menanam 50 juta pohon pada tahun 2030.
Masalah perubahan iklim, pemanasan global dan penurunan kualitas lingkungan hidup juga menjadi isu yang sering diperbincangkan.
Optimalkan Semua Potensi Hadapi Dampak El Nino di Tanah Air
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, sektor pertanian paling rentan terhadap perubahan iklim karena berpengaruh terhadap pola tanam, waktu tanam, indeks pertanaman, produksi, dan kualitas hasil.