Kesejahteraan guru yang dari tahun ke tahun menjadi sorotan publik masih menjadi perhatian bagi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu`ti.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Abdul Mu`ti mengatakan pihaknya masih menerima masukan dari berbagai pihak terkait kebijakan yang kerap menimbulkan pro dan kontra itu.
Pemenuhan kualifikasi guru menjadi sorotan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu`ti, dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2024.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu`ti memimpin upacara peringatan Hari Guru Nasional 2024 bertajuk `Guru Hebat, Indonesia Kuat` di halaman Kantor Kemdikdasmen, Jakarta, pada Senin (25/11).
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) memetakan delapan isu utama pendidikan, yang dibahas dalam Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) `8 Kajian Kebijakan Pendidikan` di Jakarta, pada Selasa (19/11) kemarin.
Pemerintah sedang menggodok rencana penyesuaian laporan kinerja guru di satuan pendidikan. Nantinya, guru tidak perlu memenuhi kewajiban mengajar tatap muka 24 jam per minggu untuk dilaporkan di platform e-kinerja.
Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) saat ini tak cukup hanya mendapatkan ijazah. Sebab, seiring dengan kebutuhan industri saat ini, sertifikat keahlian juga tak kalah penting.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu`ti meninjau uji coba program Makan Bergizi Gratis di SMA Muhammadiyah 1 Taman dan SD Ma’arif Ketengan Taman, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Sabtu (16/11) kemarin
Mendikdasmen beralasan matematika hingga kini masih menjadi momok bagi peserta didik di seluruh jenjang.