Tank Israel Blokade Rumah Sakit Gaza, Biden Berharap Tidak Terlalu Mengganggu
Dunia sedang menyaksikan genosida mengerikan oleh penjajah Israel terhadap anak-anak, perempuan, dan orang tua di Gaza Palestina. Sampai dengan hari ke 37 korban jiwa rakyat Palestina mencapai 11.223 jiwa dimana 75 persen adalah anak-anak (4.506 jiwa), perempuan (3.027 jiwa) dan orang tua (678 jiwa). 28.000 jiwa lainnya mengalami luka-luka serius yang tidak bisa dirawat dengan baik karena rumah sakit telah hancur.
Bantah Kepung RS, Israel Nyatakan Siap Evakuasi Bayi-bayi dari Rumah Sakit Gaza
Rumah Sakit Terbesar dan RS Khusus Anak di Gaza Dibombardir Israel
Para Pejabat Gaza Sebut Rumah Sakit Jadi Sasaran Serangan Baru Israel
Retno juga mengecam penyerangan terhadap fasilitas sipil, seperti rumah sakit, masjid, dan gereja
Saya berdiri di sini sebagai ketua DPR RI mengutuk dan menyampaikan sikap tegas saya menolak kekejaman agresi militer bangsa Israel yang telah membombardir pemukiman penduduk, rumah sakit, sekolah-sekolah, rumah-rumah ibadah seperti masjid, gereja dan lain-lainnya. Serta bentuk ketidakadilan lainnya kepada rakyat dan bangsa Palestina.
Sayang disayang, mereka banyak mengajarkan demokrasi. Mereka ajarkan hak asasi manusia. Tapi, begitu ada sebuah negara yang bom rumah sakit, yang bunuh anak-anak kecil, mereka diam seribu bahasa.
Israel secara membabi buta dan terang-terangan melakukan kejahatan perang, membunuh warga sipil termasuk bayi, anak-anak, dan wanita. Mereka juga menyerang jurnalis, pasien di rumah sakit, staf PBB, pekerja medis, dan bahkan konvoi pengungsi tanpa pandang bulu. Serangan tersebut telah menghancurkan rumah, rumah sakit, sekolah, masjid, dan infrastruktur publik lainnya.
RS Polri Kramat Jati menyampaikan perkembangan terbaru terkait penemuan tengkorak di Duren Sawit, Jakarta Timur.