Kepresidenan Turki mengatakan Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin membahas Libya melalui telepon pada hari Rabu.
Turki kembali mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap 118 orang, sebagian besar anggota militer dan pasukan keamanan, yang diduga terkait dengan upaya kudeta pada 2016.
Presiden Turki, Recep Tayyib Erdogan menegaskan kembali dukungan negaranya untuk Palestina
Pasalnya, pemimpin Partai AKP tersebut muncul lewat sambungan video jarak jauh (telekonferensi), yang dikemudian ditampilkan dalam sebuah layar besar.
Mereka membuat pelecehan dengan menciptakan tagar atau hashtag di media sosial yang mengancam akan membunuh dan melakukan pemerkosaan terhadap para oposisi dan kritikus, setelah munculnya isu kudeta.
HRW menyoroti mereka yang dipenjara di bawah tangan dingin Erdogan atas tuduhan yang dibuat-buat, hanya karena mendukung ulama kharismatik Fethullah Gulen.
Erdogan menolak pengunduran diri Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu, setelah insiden `panic buying` akibat pandemi virus corona baru
Puluhan ribu orang ditangkap di Turki karena dicurigai memiliki hubungan dengan kudeta yang gagal pada 2016 terhadap Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Menurut HRW, langkah ini penting untuk mencegah terjadinya pandemi massal virus corona baru (Covid-19) di penjara, terhadap mereka yang tidak bersalah dan ditahan karena berbeda pandangan politik.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan berkomitnen bahwa Pemerintah Turki akan membantu Palestina dalam melawan virus corona