Hanif menilai kondisi tersebut disebabkan karena kualitas lulusan perguruan tinggi yang masih belum sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Selain dikenal pintar, lulusan Universitas Harvard ini memiliki dukungan politik yang perlu diperhitungkan.
Hasto menjadi mahasiswa program doktor lulusan terbaik dengan IPK 4,00.