Tanpa peran besar para tenaga medis dan non medis ini, korban dari pandemi Covid-19 ini bisa lebih banyak.
Bulan suci tahun ini merupakan Ramadan kedua di masa pandemi Covid-19. Seolah tak ingin tertinggal dalam meraih keberkahan di bulan mulia ini, Persaudaraan Isteri Anggota (PIA) DPR RI tetap menggelar bakti sosial sebagaimana tahun sebelumnya, berupa pemberian 1850 paket sembako kepada petugas kebersihan, office boy, tenaga outsourcing, Pengamanan Dalam (Pamdal), hingga pramusaji di lingkungan DPR/MPR/DPD RI.
Melalui pembelian Cadbury kemasan spesial “Hari Raya”, konsumen dapat ikut berpartisipasi untuk memberikan donasi 10.000 paket makanan dan cokelat ke 4 Rumah Sakit rujukan Covid-19 di Jakarta.
Jangan biarkan BLK Komunitas mati setelah tidak mendapatkan paket pelatihan dari Kementerian Ketenagakerjaan
KPK menduga paket bansos itu didapat Yandri dari mantan PPK Kemsos, Adi Wahyono yang kini menjadi tersangka penerima suap.
Bantuan yang diserahkan berjumlah Rp.200 juta dalam bentuk uang tunai dan paket sembako untuk para pengungsi, serta bantuan berupa 5 paket pelatihan.
SiCepat menyalurkan bantuan senilai Rp 50.000.000 yang terdiri dari 500 paket makanan siap saji, 200 pcs selimut dan bantuan berupa kebutuhan pokok seperti mie instan, biskuit, popok bayi dan dewasa serta obat-obatan sebanyak 500 dus.
Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan, berupa uang tunai sebesar Rp75 juta dan 4 paket pelatihan.
Sejak 2018, kata dia, enam ton paket telah ditahan di Yordania oleh Israel.
Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR memberikan bantuan berupa 2000 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak akibat bencana banjir di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).