Pengguna motor dan mobil listrik itu kan relatif masyarakat kelas menengah dan atas. Mereka tidak membutuhkan subsidi. Yang butuh subsidi adalah masyarakat yang tidak mampu untuk membeli komoditas pupuk, listrik, BBM, dan lain-lain. Ini kan paradoks.
Korea Utara Sedang Uji Motor Bahan Bakar Padat Dorong Tinggi.
Daripada mensubsidi pembelian motor dan mobil listrik buatan luar negeri, lebih baik Pemerintah mensubsidi pembelian mobil listrik Esemka. Itu barang bagus. Asli karya anak bangsa.
Gencarkan sosialisasi EV, Menteri ESDM pimpin konvoi 200 motor listrik
Tidak ada urgensinya Pemerintah memberikan subsidi pada pembelian motor atau mobil listrik. Justru, Pemerintah harusnya mengalokasikan subsidi pada sektor-sektor yang menjadi hajat hidup orang banyak. Seperti subsidi pupuk, subsidi BBM untuk nelayan, subsidi BPJS dan subsidi lain yang lebih penting. Bukan malah mensubsidi kelompok masyarakat yang mampu.
Truk oleng di kawasan Gandaria seruduk tujuh pemotor. Sopir diamankan.
Pameran khusus sepeda motor ini berhasil mencatat angka penjualan sejumlah 2.961 unit sepeda motor dengan nilar sebesar Rp101,9 Miliar
Kenaikan Ekspor 21,64 Persen Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional Triwulan III.
Polri siapkan ratusan motor listrik untuk pengamanan KTT G20 Bali.
Polri merancang untuk melaksanakan pelaksanaan SIM C1 untuk pengendara motor gede diatas 250 CC.