Diperkirakan masih ada 10 hingga 15 orang yang tersisa di kelompok MIT tersebut.
Kepolisian dari Polres Tangerang bersenjata lengkap, melakukan penjagaan dan meminta warga untuk tidak mendekat ke lokasi.
MNS berperan sebagai pimpinan jaringan, merekrut langsung DYN, AS, Suyanto, dan KF serta menerima transfer dana dari petempur ISIS asal Indonesia, Bahrun Naim.
Polisi menemukan sejumlah benda di rumah terduga teroris antara lain dua jerigen cairan zat kimia, paku, peralon, tas rangsel, dan telepon genggam.