Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyambut baik dimulainya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menu makanan harus lebih bervariasi, demikian pula kualitas rasanya perlu diperhatikan agar penerima MBG antusias dan tujuan pemberian MBG tercapai.
Nah, karena kita ingin begitu APBN turun, program berjalan dengan lancar, sehingga tidak ada pemborosan APBN. Maka, di beberapa titik itu menggunakan dana pribadi. Namanya uji coba kan belum program resmi, sehingga menurut saya tidak ada masalah kalau dibiayai seperti itu.
Anak-anak atau siswa yang sekarang berada di SD, SMP, dan SMA diharapkan ini akan tercukupi gizi dan nutrisinya sehingga mencukupi dan kemudian menjadi generasi yang unggul ke depan.
Pemerintah harus fokus pemberdayaan peternak sapi lokal dan memaksimalkan hasil produksi mereka.
Setelah melakukan perhitungan, biaya minimal yang diperlukan untuk satu porsi di Kalimantan Timur mencapai Rp17.000.
Memang kan ini kan menunya menjadi seragam, bisa jadi bahwa ada perbedaan selera dari masing-masing individu sehingga kalau ditanya individu pasti ada perbedaan.
Program MBG ini adalah program investasi yang bagus untuk mewujudkan generasi emas.
Semoga dengan program ini, kualitas pendidikan anak-anak sekolah dapat meningkat.