Di antara negara itu menurut laporan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), Yaman, Sudan Selatan, Venezuela, Sudan, Zimbabwe, Kamerun, Burkina Faso, Haiti, Afghanistan dan Nigeria.
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump gencar menjatuhkan sanksi ekonomi dan isolasi diplomatik terhadap pemerintah Venezuela untuk mendukung pemimpin oposisi Juan Guaido.
Carvajal, yang naik pangkat di Venezuela sejak ia berteman dengan Chavez pada awal 1980-an, tidak asing dengan lembaga penegak hukum AS.
Iran bergabung dengan China dan Rusia yang sebelumnya telah menerbangkan pasokan ke Venezuela, guna mendukung Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Guaido menyalahkan korupsi tingkat tinggi dan manajemen salah urus yang menyebabkan pemadaman listrik di bawah rezim Maduro.
Departemen Keuangan juga menunjuk 34 kapal milik Petroleos de Venezuela SA (PDVSA), sebuah perusahaan minyak milik negara Venezuela yang ditambahkan ke daftar hitam Amerika pada bulan Januari.
Pemerintah Maduro, yang menuduh Guaido dan AS berupaya melakukan kudeta, merespons dengan menyerukan para pendukungnya untuk berbaris di Caracas.
Tetapi apakah pemerintahan Presiden Nicolas Maduro akan mengambil tindakan terhadap legislator berusia 35 tahun itu masih belum jelas.
Amerika Serikat menganggap tindakan seperti itu sebagai "ancaman langsung" terhadap keamanan kawasan.
Serangan itu dilakukan dengan senjata, di area vital untuk transmisi listrik